Jumat, 28 Oktober 2011

Kritis Nalar Pondok Pesantren Kita

Diposkan oleh Rifka Abdillah (Hamba Allah yang sedang Belajar) di 03.44

Suasana santri sedang mendengarkan ngaji kuping (Jiping)
Melihat dan memahami perkembangan yang selalu berubah dengan berjalannya waktu, tidak dapat dinafikan pula Bangsa kita Indonesia sudah banyak terserap budaya western. entah dari berbagai segi. indonesia dengan jumlah muslim terbanyak seakan lupa dengan ideologi hakiki mereka yaitu Islam.

Menaruh perhatian pada problematika modernitas Pondok Pesantren kiranya merupakan Lembaga Pendidikan yang bisa dibilang antik & merupakan salah satu aset Negara yang sangat berharga.

PonPes Ma'haduttolabah 
Babakan - Tegal tampak luar
Di saat orang ramai menyibukkan diri untuk tidak ketinggalan mode, PonPes masih istiqomah dalam perjuangannya mencetak kader- kader ilmuwan Islam yang diharapkan mampu memperjuangkan dan mempertahankan Islam secara komprehensif di Indonesia.

 Masjid Pon.Pes Daaru Ulil Albaab Tegal
Dengan berpaku pada kitab-kitab fiqh klasik dan kuno, mereka tetap konsisten mempelajari dan mematuhi ajaran leluhur dan ulama terdahulu, sehingga timbul kesan saklek dan tradisionil. dan akhirnya banyak orang yang menilai Pondok Pesantren sebagai lembaga Pendidikan yang kurang mengikuti perkembangan zaman. Namun bisa kita buktikan saat ini banyak alumni-alumni Pondok Pesantren yang berhasil menjadi tokoh terkemuka. Dan itu tidak lepas dari peran Pondok Pesantren yang masih konsisten dan kiranya sangat perlu dipertahankan di Negara kita.
Wallahu a'lam bisshawab..

Pon.Pes Modern Al-Qur'an Buaran Pekalongan foto  tampak dari gerbang

0 komentar on "Kritis Nalar Pondok Pesantren Kita"

Jumat, 28 Oktober 2011

Kritis Nalar Pondok Pesantren Kita


Suasana santri sedang mendengarkan ngaji kuping (Jiping)
Melihat dan memahami perkembangan yang selalu berubah dengan berjalannya waktu, tidak dapat dinafikan pula Bangsa kita Indonesia sudah banyak terserap budaya western. entah dari berbagai segi. indonesia dengan jumlah muslim terbanyak seakan lupa dengan ideologi hakiki mereka yaitu Islam.

Menaruh perhatian pada problematika modernitas Pondok Pesantren kiranya merupakan Lembaga Pendidikan yang bisa dibilang antik & merupakan salah satu aset Negara yang sangat berharga.

PonPes Ma'haduttolabah 
Babakan - Tegal tampak luar
Di saat orang ramai menyibukkan diri untuk tidak ketinggalan mode, PonPes masih istiqomah dalam perjuangannya mencetak kader- kader ilmuwan Islam yang diharapkan mampu memperjuangkan dan mempertahankan Islam secara komprehensif di Indonesia.

 Masjid Pon.Pes Daaru Ulil Albaab Tegal
Dengan berpaku pada kitab-kitab fiqh klasik dan kuno, mereka tetap konsisten mempelajari dan mematuhi ajaran leluhur dan ulama terdahulu, sehingga timbul kesan saklek dan tradisionil. dan akhirnya banyak orang yang menilai Pondok Pesantren sebagai lembaga Pendidikan yang kurang mengikuti perkembangan zaman. Namun bisa kita buktikan saat ini banyak alumni-alumni Pondok Pesantren yang berhasil menjadi tokoh terkemuka. Dan itu tidak lepas dari peran Pondok Pesantren yang masih konsisten dan kiranya sangat perlu dipertahankan di Negara kita.
Wallahu a'lam bisshawab..

Pon.Pes Modern Al-Qur'an Buaran Pekalongan foto  tampak dari gerbang

0 komentar:

 

Rifkaaa Copyright 2009 Sweet Cupcake Designed by Ipiet Templates Image by Tadpole's Notez